MAKALAH BIOLOGI
Kata Pengantar
Dengan menyebut nama Allah SWT yang maha pengasih lagi maha penyayang, saya ucapkan puji syukur atas kehadirat-nya yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-nya kepada saya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah yang berisi tentang terjadinya difusi dan osmosis.
Pelajaran biologi merupakan pelajaran alam yang memuat semua tentang kehidupan misalnya kehidupan manusia, kehidupan hewan, kehidupan tumbuhan, bahkan dalam pelajaran biologi kita dapat mempelajari mahkluk yang belum pernah kita ketahui. Ilmu biologi sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia salah satu manfaatnya kita dapat mengetahui alam sekitar, dengan kita mempelajari alam sekitar rasa kepedulian akan adanya alam kita akan muncul dengan begitu kita lebih dapat menjaga alam dengan lebih baik lagi.
Untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap alam, itu bukanlah hal yang mudah namun juga bukanlah hal yang mustahil. Jika hal yang terkecil pun kita belum mengetahuinya bagaimana kita bisa peduli. Makalah ini berisi tentang hasil pengamatan terjadinya difusi dan osmosis yang sangat mudah dilakukan.
Di makalah saya juga berisi penjelasan-penjelasan tentang difusi dan osmosis, alat-alat, cara melakukan, hal-hal yang harus di perhatikan dalam melakukan pengerjaan. Dan saya akan senang jika pembaca menyampaikan keluhan, kritik, saran dan pertanyaan pada saya karena sesuguhnya semua itulah yang dapat membuat makalah saya menjadi lebih baik.
Saya berharap materi-materi yang disampaikan dalam makalah ini dapat diambil manfaatnya, dan saya berharap pembaca menjadi lebih peduli akan alam sekitarnya dan dapat menerapkannya di dalam kehidupan sehatri-hari.
Jakarta, 24 Agustus 2014
Pelajar SMAN 64 jakarta
DAFTAR ISI
PERCOBAAN I
Mengamati terjadinya difusi pada larutan
A. Dasar teori
B. Tujuan
C. Alat dan bahan
D. Langkah percobaan
E. Pembahasan
PERCOBAAN II
Mengamati terjadinya osmosis pada larutan
A. Dasar teori
B. Tujuan
C. Alat dan bahan
D. Langkah percobaan
E. Pembahasan
KESIMPULAN
PERCOBAAN I
Difusi
A. Dasar Teori
Difusi adalah salah satu transportasi pasif zat dari daerah yang berkonsentrasi tinggi ke tempat yang berkonsentrasi rendah hingga seimbang. Zat ini akan berdifusi sesuai dengan gradient konsentrasinya.
Proses terjadinya difusi tidak memerlukan emerge. Selain itu, difusi juga tidak melalui membrane plasma. Proses ini terjadi dengan cara zat melewati saluran protein dan juga di ikat melalui protein pembawa.
B. Tujuan
Memahami proses terjadinya difusi suatu zat
C. Alat dan Bahan
i. Gelas beker
ii. Larutan yodium atau obat merah/sirup/gulamerah
iii. Air
D. Langkah Percobaan
1. Ambil gelas beker, kemudian isi dengan air
2. Memasukkan larutan yodium/sirup/gula kedalam gelas beker
3. Diamkan air nya dan jangan digoyang-goyang. Amati proses pelarutan yodium /sirup/gula di dalam gelas beker. Setelah 15 menit, amati pula warna air dalamgelasbeker.
4. Catat hasil pengamatan pada table.
5. Kembalikan perlatan dan bahan yang ada bersih seperti sedia kala.
PERHATIAN:
Bila zat yang dimasukkan ke dalam gelas beker adalah gula, pastikan bila tidak ada semut didalamnya. Jaga larutan sehingga tidak tumpah
E. Pembahasan
1) Apakah proses difusi larutan terjadi pada gelas beker?
2) setelah 35 menit, adakah perubahan warna pada gelas beker?
3) Ada molekulyodium/gula/sirupdan air, molekul manakah yang bergerak?
4) Tulis hasil pengamatan kalian dan persentasikan di depan Bapak/Ibu Guru.
Jawaban :
1) Iya, terjadi proses difusi pada gelas beker.
2) Ya, ada perubahan warna yang terjadi.
3) Molekul air, penyebabnya ialah perbedaan konsentrasi zat total.
4) Hasil pengamatannya adalah air terlarut selama 8 menit
PERCOBAAN II
Osmosis
A. Dasar Teori
Osmosis adalah perpindahan pelarut air melalui mebran selektif permeable, dari konsentrasi zat pelarut yang tinggi ke konsentrasi pelarut yang rendah.
Larutan dengan zat pelarut yang berkonsentrasi tinggi tentu saja memiliki konsentrasi zat terlarut rendah.Larutan yang bersifat demikian disebut hipotonik. Kemudian, larutan dengan zat pelarut yang konsentrasinya rendah memiliki konsentrasi zat terlarut tinggi. Kondisi demikian dinamakan hipertonik. Sedangkan zat pelarut dan zat terlarut dapat memiliki konsentrasi yang sama dalamsatu larutan. Keadaanseperti ini disebut isotonik.
B. Tujuan
Mengetahui proses terjadinya osmosis.
C. Alat dan Bahan
1. Gelas beker 2 buah
2. Pisau
3. Jarum pentul
4. Umbi kentang 2 buah
5. Larutan gliserin pekat
6. Air
D. Langkah Percobaan
1) Kupas kulit kentang hingga bersih.
2) Potong kentang pada bagian bawahnya secara merata sehingga bila diletakkan pada tempat datar dapat berdiri sendiri.
3) Buatlah sumuran pada kedua kentang dengan ukuran sepertiga dari tinggi kentang.
4) Isi sumuran pada kentang pertama dengan gliserin, sedangkan sumuran kentang kedua diisi dengan air.
5) Berilah tanda pada kedua kentang dengan menggunakan jarum pentul tepat pada permukaan atas gliserin air. Caranya, tusukkan jarum pentul pada kentang (kepala jarum pentul pada bagian luark entang, sementara mata jarum melintang tepat pada batas atas gliserin).
6) Masukkan masing-masing kentang kedalam gelas beker yang berisi air.
7) Setelah 45 menit, amati perubahan permukaan gliserin disumuran pada gelas beker pertama. Kemudian, amati pula perubahan permukaan air yang berada pada sumuran kentang kedua.
8) Tulis hasil pengamatan tersebut pada table berikut.
Tabel Hasil Pengamatan
Setelah 45 menit
Kentang yang diisi gliserin Kentang yang diisi air
BERTAMBAH TETAP
E. Pembahasan
1. Apakah tinggi permukaan gliserin pada sumuran kentang pertama mengalami perubahan?
2. Apakah tinggi permukaan air pada sumuran kedua mengalami perubahan?
3. Analisislah peristiwa yang terjadi pada gelas beker pertama.
Jawaban :
1. Iya, karena air yang berada diluar kentang (didalambeker) masuk kedalam kentang melalui pori-pori kentang. Dan juga Karena mengalami osmosis.
2. Tidak. Karena massa jenis dan konsentrasi air yang di dalam kentang dan di dalam beker sama.
3. Sudah melakukan percobaan dan mengamatinya.
KESIMPULAN
1. Transportasi zat melalui membran sel dapat dilakukan dengan cara transportasi aktif dan transportasi pasif.
2. Difusi yaitu perpindahan molekul-molekul dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah baik melalui membran plasma ataupun tidak. Sedangkan, osmosis adalah proses perpindahan atau pergerakan molekul zat pelarut, dari larutan yangkonsentrasi zat pelarutnya tinggi menuju larutan yang konsentrasi zat pelarutya rendah melalui selaput atau membran selektif permeabel atau semipermeabel.
3. Dari tabel hasil pengamatan, proses difusi dapat terjadi pada larutan padat dan cair juga termasuk gas dan berlangsung hingga mencapai larutan isotonik.
4. Konsentrasi larutan gula dapat merubah massa kentang dan posisinya dalam larutan karena terjadinya peristiwa osmosis. Apabila larutan gula dibuat makin pekat, konsentrasinya semakin besar, maka kekurangan berat yang dialami oleh potongan kentang itu akan semakin besar dan cepat karena perbedaan konsentrasi zat semakin besar. Hal tersebut mengakibatkan air semakin cepat berpindah dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi.
0 comments:
Post a Comment